Doa Buka Puasa


Doa Buka Puasa
By M. Fatoni Asyhari
(HP/WA 0811106389, BB 26e0e29d)

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَاْبتََّلتِ اْلعُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Dzahabazh zhomau, wabtallatil 'uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa-allah
Haus telah hilang, kerongkongan telah basah dan pahala telah ditetapkan,
jk اللّه menghendaki.
Banyak pertanyaan umat tentang Doa Buka Puasa. Semoga ini jadi solusi.
Sebaiknya umat Islam tdk berpolemik lagi soal Doa Buka Puasa. Memang Doa di atas yg hadisnya shahih bisa jadi doa utama, akan tetapi doa yang dari sahabat (Allahumma laka shumtu dst) jg boleh sebagai redaksi doa kita. Selama ini kita berdoa sering dengan redaksi doa buatan kita sendiri kan ?
Redaksi Doa yang terbaik tentunya dari Al-Qur’an, lalu dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم, Sahabat, Tabi’in, Tabi’it tabi’in, Ulama dan seterusnya, paling akhir doa kita sendiri.
Kita tdk perlu berselisih tentang sesuatu yang masih ada sumbernya dan masih diperbolehkan dalam aturan Islam. Umat lain sudah membahas dan diskusi kemajuan zaman sampai ke luar angkasa, ternyata kita masih berkutat dalam hal yang  menghabiskan energy dan kekuatan.
Yang berdoa dengan “Dzhabazh zhomau wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru in syaa-Allah” silahkan, karena hadisnya shahih, tentu ini lebih utama. Doa ini terdapat dalam kitab Sunan Abi Daud No. 2357, Tuhfatul Ahwadzi Syarah Sunan At-Turmudzi dan kitab Aunul Ma’buud Syarah Sunan Abi Daud.
Yang berdoa dengan “Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthortu” silahkan, juga ada hadisnya dalam Sunan Abi Daud No. 2358 dan kitab Aunul Ma’buud Syarah Sunan Abi Daud.
Diskusi tentang doa buka puasa, sepanjang dalam rangka mencari kebenaran dan saling menghargai pendapat akan membuka wawasan dan ilmu pengetahuan. Akan tetapi jika sudah saling menyalahkan, ini yang harus kita antisipasi dan kita hindarkan. Umat Islam harus bersatu dalam memperjuangkan kebaikan dan mencegah kemungkaran dengan cara yang baik.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Doa Buka Puasa"

Posting Komentar