Tata Cara Shalat Gerhana Bulan dan Matahari


TATA CARA SHALAT GERHANA BULAN DAN MATAHARI
Mohamad Fatoni Asyhari


"Telah terjadi gerhana matahari pada hari wafatnya Ibrahim putera Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Berkatalah manusia: Telah terjadi gerhana matahari kerana wafatnya Ibrahim. Maka bersabdalah Rasulullah صلى الله عليه وسلم  "Bahwasanya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Allah mempertakutkan hamba-hambaNya dengan keduanya. Matahari gerhana, bukanlah karena matinya seseorang atau lahirnya. Maka apabila kamu melihat yang demikian, maka hendaklah kamu shalat dan berdoa sehingga habis gerhana." (HR. Bukhari & Muslim)
Gerhana Matahari dan Bulan adalah tanda kekuasaan Allah SWT, maka hendaklah kita laksanakan shalat sunnah gerhana saat terjadinya gerhana tersebut. Gerhana Matahari namanya KUSUFUSY SYAMS ( كسوف الشمس) dan untuk Gerhana Bulan namanya KHUSUFUL QOMAR (خسوف القمر). Hukumnya Shalat Gerhana adalah Sunnah Muakkad (Sunnah yang Kuat)

TATA CARA SHALAT GERHANA :
1.            Niat
2.            Takbiratul Ihrom
3.            Doa Iftitah
4.            Membaca Al-Fatihah
5.            Membaca Surat yang panjang
Seperti Surat Al-Baqarah atau Surat lain yang ayatnya banyak.
6.            Ruku’
Dipanjangkan ruku’nya.
7.            I’tidal
(SETELAH I’TIDAL TIDAK LANGSUNG SUJUD)
8.            Membaca Al-Fatihah
9.            Membaca Surat yang panjang tetapi ayatnya lebih pendek dari surat pertama.
10.        Ruku’
Ruku’nya lebih pendek dari ruku’ pertama
11.        I’tidal
12.        Sujud (Dilamakan waktu sujudnya)
13.        Duduk diantara 2 sujud
14.        Sujud (Dilamakan waktu sujudnya)
15.        Berdiri lagi untuk melaksanakan ROKAAT KEDUA dengan TATA CARA seperti di atas pada point 4-14, rokaat kedua lebih pendek dari rokaat pertama.
16.        Tasyahhud
17.        Salam

KEKHUSUSAN SHALAT GERHANA :
1.  Dalam 1 (satu) rokaat ada 2 bacaan, 2 ruku’ dan 2 sujud.
2.  Bacaan, Ruku’ dan Sujud pada rokaat pertama lebih panjang dari rokaat ke-2.
3.  2 sujud disunnahkan panjang/lama sesuai kemampuan yang tidak memberatkan.
4.  Shalat Gerhana Matahari tidak dengan bersuara (bacaan sirri)
5.  Shalat Gerhana Bulan dengan bersuara (bacaan Jahr)
6.  Setelah shalat, Imam berkhutbah.
7.  Selama gerhana, kita perbanyak dzikir, doa, takbir dan bersedekah.
Semoga Bermanfaat. Indahnya Berbagi.

Pin BB 26e0e29d
HP/WA 0811106389

MARI KITA SAKSIKAN VIDEONYA, silahkan klik  SHALAT GERHANA

Sumber
أن رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يومَ خُسِفَتْ الشمسُ ، قام فكبَّرَ وقرأَ قراءةً طويلةً ، ثم رَكَعَ رُكُوعًا طويلًا ، ثم رفعَ رأسَه، فقال : سَمِعَ اللهُ لمَن حَمِدَه . وقام كما هو ، فقرَأَ قراءةً طويلةً ، وهي أدنى مِن القراءةِ الأولى ، ثم ركَعَ َرُكوعًا طويلًا ، وهي أدنى مِن الركعةِ الأولى ، ثم سجَدَ سُجودًا طويلًا ، ثم فعلَ في الركعةِ الآخرةِ مثلَ ذلك ، ثم سلَّمَ وقد تَجَلَّتِ الشمسُ ، فخَطَبَ الناسُ ، فقال فيكسوفِ الشمسِ والقمرِ : إنهما آيتان مِن آياتِ اللهِ ، لا يَخْسِفان لموتِ أحدٍ ولا لحياتِه ، فإذا رأيتموهما فافزعوا إلى الصلاةِ .
الراوي : عائشة أم المؤمنين | المحدث : البخاري | المصدر : صحيح البخاري
الصفحة أو الرقم: 3203 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح] | انظر شرح الحديث رقم 5406

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Tata Cara Shalat Gerhana Bulan dan Matahari"

  1. Yuk Gabung Bersama Kami Hanya di RoyalQQ

    Minimal Deposit Hanya Rp 15.000

    RoyalQQ juga membagikan BONUS 0.5% TANPA SYARAT SETIAP HARINYA!

    Yuk daftar sekarang juga, rasakan sensasi bermain bersama kami hanya di RoyalQQ

    Link : https://goo.gl/dQPyud

    BalasHapus